CMS modules by everest poker.
Waspada Demam !
Created on Sunday, 25 August 2013
“Dok, anak saya panas.”“Badan saya panas dok!”
Keluhan itu sangat sering diungkapkan pasien yang datang ke dokter. Biasanya disertai dengan rasa meriang, letih, lesu dan lemes. Situasi ini menjadikan orang tua bahkan pasien dewasa menjadi panik, kuatir akan terjadi sesuatu yang membahayakan. Sebenarnya istilah yang lebih tepat adalah demam. Demam adalah peningkatan suhu tubuh melebihi suhu normal atau > 380C. Demam bukanlah suatu penyakit, namun merupakan gejala dari banyak penyakit, termasuk penyakit yang cukup membahayakan dan mematikan jika tidak diatasi dengan tepat. Di sisi lain, ada sebagian orang yang datang ke sarana kesehatan dalam kondisi kesehatan yang parah karena menganggap remeh gejala demam.
Sebanyak 10 dokter spesialis RS Imanuel membahas gejala demam ini dalam seminar kesehatan untuk awam selama 2 hari berturut-turut, Jumat sore dan Sabtu pagi, 23 – 24 Agustus 2013. Masing-masing dokter membahas penyakit-penyakit yang menimbulkan gejala demam, penyebab dan penanganannya. Bahkan kasus penyanyi Ashanti yang terkena Meningitis juga menjadi topik yang hangat. Meningitis merupakan radang selaput otak yang bisa timbul akibat bakteri yang bisa masuk ke dalam tubuh melalui saluran nafas, infeksi gigi, infeksi sinus dan dapat menyebabkan kerusakan otak yang parah. Demikian penjelasan dr. Ruth Mariva, SpS yang membahas demam dari sudut pandang ilmu penyakit saraf.
dr. Haryono spesialis penyakit dalam membahas demam yang merupakan tanda dari Malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD), bedanya demam Malaria disertai menggigil sedangkan pola demam DBD menyerupai pelana kuda. Suhu tubuh yang menurun bisa jadi merupakan tanda syok perdarahan akibat DBD. Oleh karena itu pemeriksaan kadar trombosit sebagai penanda DBD dilakukan setiap hari selama pasien dirawat di RS. Pandangan awam yang mengatakan bahwa jus jambu mampu meningkatkan trombosit teryata tidak terbukti secara medis. Jus jambu baik diminum oleh penderita DBD karena salah satu penanganan DBD adalah dengan meningkatkan asupan cairan ke dalam tubuh.
dr. Dodi Hendradi, SpOG memaparkan bahwa yang membahayakan bagi ibu hamil adalah demam yang timbul akibat infeksi Rubela. Penyakit ini dapat menyebabkan cacat dan kematian pada janin. Rubela dapat dicegah dengan melakukan imunisasi MMR pada ibu sebelum kehamilan atau pada remaja putri. Sedangkan dr. Arya Purba, SpA menjelaskan bahwa pada anak-anak, demam potensial menimbulkan kejang. Namun demam tidak selalu menandakan suatu penyakit infeksi, kondisi kurang cairan tubuh, alergi, tumbuh gigi dan auto-imun, sebuah kondisi antibodi tubuh melawan tubuh sendiri, juga meningkatkan suhu tubuh. Dalam keadaan demam, dianjurkan untuk meningkatkan asupan cairan, kompres air hangat, beristirahat dan mengkonsumsi anti demam, segera ke dokter jika demam tidak segera berkurang.
Pembicara lain terdiri dokter spesialis penyakit dalam, kulit & kelamin, THT, dokter bedah, spesialis mata serta spesialis patologi klinik yang membidangi laboratorium RS Imanuel. Para peserta menyambut antusias acara yang diselenggarakan dalam rangka ulang tahun RS Imanuel yang ke-28 tersebut. Salah satu peserta menyatakan apresiasi dan harapannya agar kegiatan serupa bisa diselenggarakan lebih sering pada waktu yang akan datang karena informasi yang disampaikan sangat bermanfaat meningkatkan pengetahuan masyarakat agar mampu hidup sehat.
